partai-hanura

Medianusantaraonline.com – Pekan lalu beberapa pentulan dan pendiri mengundurankan diri, bahkan salah seorang pengurus sempat bersitegang dengan ketua DPD Hanura Kalbar .

“Kalau kita sudah tidak sepaham dan Demokarsi dinomor duakan, kita tak perlu menunggu lagi dan kita harus tinggalkan karena Demokrasi tidak berlaku bagi petinggi ya  kita tinggalkan saja lebih baik kita pindah rumah yang bisa membuat kita nyaman seperti Hanura sebelumnya ditahun – tahun 2007-2010 lebih mengedepankan Musyawarah dan mufakat dengan tidak mengedepankan Materi”, kata Ameng.

Beberapa waktu lalu Sebelumnya acui Sang jaya yang sempat beberapa bulan menjadi pengurus DPD Partai Hanura Kalbar  juga  telah mengundurkan, menyusul  Yansi akun  Efendy yang juga sebagai Petinggi di DPD Partai Hanura Kalbar,  Ketua Hanura DPC  Melawi, Ketua Dewan Penasehat DPC Hanura Sekadau, Drs. Tambul Husin Dewan Penasehat DPD Hanura Kalbar, Brigitte Erma Tiana Wakil bendahara Hanura Kalbar, Nidia Pika Maisha Wakil ketua DPD Hanura Kalbar semuanya tersebut angkat kaki karena merasa tidak nyaman.

Kepiawaian Ketua DPD Hanura Kalbar Suyanto Tanjung  mampu pertahanklan dirinya walaupun indikasinya telah tertajdi banyak pelanggaran organisasi dan pelanggaran Hukum, anehnya DPP kesulitan memprediksi nya untuk bertindak karena  Suyanto Tanjung sangat pintar melakukan Diplomasi dengan petinggi di DPP sehingga  ia tetap aman  untuk menjadi Ketua DPD  Kalbar  hingga saat ini.

Padahal  Suyanto Tanjung telah menghadapi masalah Hukum Penipuan Proyek Bodong di Polda Kalbar, padahal itu  ia lakukan ketika ia menjadi Anggota DPRD Hanura Kalbar dari Dapil 7 yaitu Sintang, Kapuas  Hulu dan Kabupaten Melawi, hingga kini kasus  penipuan masih berjalan di Polda Kalbar,” kasus tersebut terus berjalan tinggal menunggu waktu saja”, kata Kuasa Hukum Korban Agus Sepanus, Rahmat Noor , SH kepada media ini  Selasa (15/5).

Suyanto Tanjung ketika dikonfirmasikan di Sekretariat DPD Hanura Kalbar jalan Sidas Pontianak, menurut Kepala Sekretariat  Nurul Chair, yang bersangkutan keluar Kota ke Sintang.

“Sumber di Sekretariat DPD menyebutkan dalam waktu dekat ini juga akan ada beberapa  petinggi Partai Hanura DPD kalbar akan mengundurkan diri karena yang bersangkutan di indikasikan selama ini hanya memanfaatkan pengetahuan, pengalaman dan ilmu –ilmu  yang bersangkutan sebagai pengurus di DPD Kalbar, saya pun akan siap-siap mengundurkan diri”, ungkap Nurul Chair.(Red)