Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Sutarmidji, Foto Bersama Masyarakat Sebangki, Dalam Lawatan Safari Dialogisnya di Landak
Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Sutarmidji, Foto Bersama Masyarakat Sebangki, Dalam Lawatan Safari Dialogisnya di Landak (Foto: RMN)

Medianusantaraonline.com, Landak – Masyarakat Sebangki sangat berharap Sutarmidji memimpin Kalimantan Barat kedepan. Hal tersebut diungkapkan oleh tokoh masyarakat Sebangki, Suharman, Senin (14/5).

“Sutarmidji kalau diibaratkan seperti ‘Satria Piningit’ yang selama ini kami nantikan kepemimpinannya,” ujarnya.

Dikatakan Suharman, masyarakat Sebangki sangat siap mendukung dan berjuang memenangkan Midji – Norsan di Sebangki.

“Masyarakat Sebangki akan memenangkan Midji – Norsan,” tegasnya.

Kebanyakan masyarakat Sebangki beretnis Madura dengan profesi sebagai petani dan buruh. Mereka mengeluhkan jalan yang rusak dan berharap jika Sutarmidji memimpin Kalbar, dapat memperbaiki sejumlah ruas jalan di Landak yang masih rusak termasuk Sebangki.

“Kalau mau jalan bagus, menangkan Midji – Norsan di Sebangki,” demikian, seruan Cagub Kalbar nomor 3 (tiga), Sutarmidji, mengawali orasi politiknya.

Selain mengeluhkan jalan rusak, masyarakat Sebangki juga mengeluhkan tidak tersedianya air bersih.

Hal tersebut membuat Sutarmidji prihatin sehingga dirinya bersama Ria Norsan semakin tak sabar memimpin Kalbar kedepan, agar segala kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, salah satunya air bersih.

Sutarmidji berpesan kepada masyarakat Sebangki agar bisa mendorong putra putrinya untuk mempunyai cita-cita yang tinggi.

“Biar ada yang jadi dokter, arsitek. Jangan semua jadi guru,” ucap dia.

“Apapun kondisi bapak/ibu, anak-anak harus sekolah,” tegas Sutarmidji.

Sutarmidji juga berpesan kepada masyarakat Kalbar khususnya masyarakat Sebangki, untuk tidak takut dengan segala bentuk intimidasi dan jangan tergoda dengan praktek money politik di Pilkada.

“Jika seorang pemimpin melakukan intimidasi dan praktek money politik, maka bisa dipastikan dia hanya menginginkan kekuasaan belaka bukan mementingkan kesejahteraan masyarakat. Jangan takut jika ada intimidasi dan jangan mau jika ada yang memberi nominal di pilkada. Gunakan hak pilihnya, jangan golput,” tandas Sutarmidji. (Elf/Fai)